Sejarah Mimbar Masjid Kaum Muslimin

Mimbar masjid merupakan ikon yang familiar bagi kaum muslimin karena merupakan salah satu ornamen wajib yang ada di masjid. Mimbar memang tidak diwajibkan selalu ada di masjid, namun rata-rata masjid pada umumnya selalu memiliki mimbar. Jika di lihat-lihat gambar memiliki bentuk seperti podium karena memang fungsi utamanya sebagai tempat seseorang untuk menyampaikan ceramah. Baik saat khutbah Jumat, shalat ied maupun ketika ada pengajian atau peringatan hari besar Islam. Mimbar masjid biasanya dibeli pada pengrajin furniture Jepara yang tersebar di seluruh Indonesia. Bisa dibeli secara online maupun offline.

Mimbar masjid memiliki bentuk persegi yang terbuat dari kayu jati namun tidak dipasang secara permanen. Alasannya adalah karena mimbar posisinya sering dipindah-pindahkan sesuai kebutuhan. Karena sebenarnya mimbar bukan merupakan ornamen yang wajib ada di masjid di dalam Alquran  atau hadist pun tidak ada aturan khusus yang memerintahkan untuk meletakkan mimbar dalam masjid.

Namun jika melihat fungsinya mimbar adalah alat yang bermanfaat untuk proses ibadah kaum muslimin. Mimbar masjid sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Awal mula kemunculannya berawal dari Nabi Muhammad yang akan memberikan khutbah shalat Jumat. saat itu karena khutbah-nya cukup panjang Nabi Muhammad sering terlihat merasa kelelahan karena harus berdiri dalam waktu yang cukup lama.

Lalu nabi memiliki inisiatif untuk menancapkan sebuah batang kurma di tempatnya berdiri yang digunakan sebagai sandaran ketika beliau memberikan ceramah  khutbah.

Karena melihat hal tersebut beberapa sahabat nabi menawarkan diri untuk membuat sebuah tempat duduk khusus saat Nabi Muhammad memberikan khotbah. Dudukan tersebut dibuat lebih tinggi agar nabi bisa melihat seluruh jamaah yang hadir pada saat shalat Jumat. anda tentu perlu mengetahui bahwa di zaman Nabi Muhammad SAW perkembangan Islam sangat pesat sehingga banyak mualaf baru yang mulai mengikuti ajakan nabi. Nah kemudian mimbar ini terus dipakai saat masa kepemimpinan sahabat dan para khalifah hingga saat ini.

Awal mula munculnya mimbar bentuknya hanya sebuah gundukan yang terbuat dari kayu. Namun semakin berkembangnya zaman mimbar dimodifikasi sedemikian rupa sesuai dengan keperluan dan kebutuhan. Apalagi seperti sekarang ini mimbar masjid memiliki desain yang sangat bagus dengan berbagai macam ukiran kayu dan huruf Arab. Bentuk mimbar masjid memang boleh saja dimodifikasi selama tidak bertentangan dengan aturan-aturan islam.

Ada beberapa syarat bentuk sebuah mimbar masjid yaitu sebagai berikut.

  • Memiliki tinggi maksimal hanya 3 anak tangga
  • Tidak boleh lebih tinggi lagi karena akan mengganggu atau memutus shaf salat di barisan pertama
  • Tidak perlu diberi kain pembatas karena hal ini bisa menghalangi jamaah untuk melihat khatib
  • Mimbar yang menggunakan pintu tidak perlu dilakukan karena terkesan berlebihan.

Demikian sejarah mimbar masjid yang ternyata sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. mimbar memiliki model-model yang beragam mulai dari mimbar sederhana minimalis dengan ukiran, mimbar masjid ukiran kayu jati solid yang sangat cocok digunakan untuk ornamen masjid yang luas. Kemudian ada juga mimbar podium dengan variasi stainless, model ini sudah lebih canggih dengan berbagai modifikasi. Mimbar masjid yang merupakan salah satu furniture Jepara bisa anda beli di galena furniture.com. Di toko online ini juga terdapat berbagai model dari mimbar masjid Jepara mulai harga yang murah hingga yang paling mahal.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*