July 7, 2022

Cara Pola Hidup Sehat Agar Awet Muda

Tips Hidup Sehat Supaya Awet Muda

7 Cara Diagnosis Pengujian Aspal

3 min read
pengujian aspal

Harga Aspal Jalan / Harga Aspal Jalan

Pada artikel ini saya akan sharing informasi yang menarik berkenaan dengan bagaimana cara pengujian aspal. yang ternyata ini adalah 7 cara wajib pengujian aspal. sebelum itu kita ketaui terlebih dahulu apa itu aspal

Aspal sebagai bahan baku yang digunakan untuk membuat bermacam Gabungan hot mix seperti AC-BC, Ac-Base, dan Ac-WC. Gabungan aspal bervariasi tergantung dari gagasan pekerjaan jalan. Pembuatan hotmix biasa dikerjakan di AMP atau Asphalt Mixing Plant. Aspal sebagai material khusus yang lumayan untuk Harga Aspal Jalan nya. Karena Itu pemrosesan material aspal harus benar – benar dianggap terutamanya saat prediksi kepentingan aspal pada proyek Jasa Pengaspalan Jalan.

Pemahaman Aspal

Menurut Wikipedia, Aspal adalah bahan hidro Karbon yang mempunyai karakter melekat (adhesive), warna hitam kecoklatan, tahan pada air, dan Viskoelastis. Aspal sering disebut bitumen, bitumen sebagai bahan pengikat pada Gabungan beraspal yang dipakai sebagai lapis perkerasan lentur.

Aspal berperanan sebagai perekat di antara agregat sampai membuat beton aspal. Beton aspal ini digunakan sebagai formasi khusus perkerasan Jalan fleksibel.

 

7 Standar Pengujian Aspal

Ada banyak standar yang sudah dilakukan buat pengecekan kwalitas aspal, yakni:

  1. Penetratif, yakni angka yang memperlihatkan kekerasan aspal yang diukur dari kedalaman jarum penetratif yang dikasih beban 100 g sepanjang 5 detik pada temperatur ruangan 25°C. Bertambah besar nilai penetratifnya, jadi bertambah lunak aspal itu serta kebalikannya.
  2. Berat model, yakni angka yang memperlihatkan perbedaan berat aspal dengan berat air pada volume yang serupa pada temperatur ruangan. Bertambah besar nilai berat model aspal, jadi bertambah kecil kandungan mineral minyak serta partikel lain pada aspal. Bertambah tinggi nilai berat model aspal, jadi bertambah baik kwalitas aspal. Berat model aspal minimal sejumlah 1,0000.
    Kelekatan aspal pada agregat, yakni angka yang memperlihatkan rasio luasan permukaan agregat batu silikat yang terselimuti oleh aspal seusai agergat itu dicelup sepanjang 24 jam. Kelekatan aspal yang tinggi bisa disebut jika aspal itu miliki kebolehan yang tinggi buat menempelkan agregat hingga bertambah baik dipakai jadi bahan ikat penguatan. Nilai kelekatan aspal yang bagus sekurang-kurangnya sejumlah 85 %.
  3. Titik hidup aspal, yakni angka yang memperlihatkan suhu (temperatur) aspal yang dipanaskan di saat ditinggalkan hidup penguji di atasnya terjadi kilatan api sepanjang seputar 5 detik. Kriteria aspal AC 60/70 titik hidup sebesar sekurang-kurangnya.
  4. Titik bakar aspal, yakni angka yang mengatakan besarnya temperatur aspal yang sipanaskan di saat ditinggalkan hidup penguji di atas aspal terjadi kilatan api lebih dari 5 detik. Bertambah tinggi titik hidup serta titik bakar aspal, jadi aspal itu bertambah baik. Besarnya nilai titik hidup serta titik bakar tidak mempunyai pengaruh pada kwalitas penguatan, sebab pengecekan ini cuma terkait dengan keselamatan penerapan utamanya di waktu pencampuran (mixing) pada bahaya kebakaran.
  5. Titik benyek aspal (Ring and Ball test), yakni angka yang memperlihatkan temperatur (temperature) di saat aspal sentuh pelat baja. Titik benyek pun memberikan indikasi tingkat kesensitifan aspal pada transisi temperatur, selain itu titik benyek pun dikontrol oleh kandungan parafin (lilin) yang ada dalam aspal. Bertambah tinggi kandungan parafin pada aspal, jadi bertambah rendah titik benyeknya serta aspal bertambah responsif pada transisi temperatur.
  6. Kelarutan aspal dalam cairan Carbon Tetra Chlorida (CCl4), yakni angka yang memperlihatkan jumlah aspal yang terlarut dalam cairan CCl4 pada proses seusai aspal digempar atau dikocak sepanjang sekurang-kurangnya 20 menit. Angka kelarutan aspal pun memperlihatkan tingkat kemurnian aspal pada kandungan mineral lain. Bertambah tinggi nilai kelarutan aspal, jadi aspal bertambah baik.
  7. Daktilitas aspal, yakni angka yang memperlihatkan panjang aspal yang diambil pada temperatur 25° C dengan kecepatan 5 cm/menit sampai aspal itu putus. Daktilitas yang tinggi memberikan indikasi jika aspal bertambah lentur, hingga bertambah baik dipakai jadi bahan ikat penguatan.

itulah 7 cara pengujian aspal yang seharusnya bisa dilakukan agar kualitas aspal tetap terjamin.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.