Sejarah Singkat Pulau Bali

Tahukah anda bahwa bagi anda yang sering liburan atau ingin liburan ke Bali, tidak ada sejarah singkat tentang pulau Bali? Mulai dari zaman prasejarah, awal jaman Kristen, masuknya budaya India atau Budha, masuknya kerajaan Hindu di Jawa Timur hingga masuknya bangsa Eropa ke pulau ini? Jika belum mengetahui informasinya, yuk kita simak sejarah singkat pulau Bali satu per satu!

Secara geografis Pulau Bali

Bali adalah salah satu provinsi Indonesia di bagian tengah Pulau Jawa. Pulau Bali adalah sebuah pulau di Kepulauan Nusa Tenggara yang terkenal dengan keindahan alam berupa pantainya. Ibukota provinsi adalah Denpasar. Pada awal kemerdekaan Bali disebut Sunda Kecil dengan ibukotanya Singaraja. Provinsi Bali terdiri dari 1 kotamadya, 8 kabupaten, 55 kecamatan dan 701 desa atau paroki. Ini adalah profil Provinsi Bali.

Pulau Bali memiliki iklim tropis dengan Gunung Agung sebagai titik tertingginya, 3.148 meter di atas permukaan laut. jumlah. Gunung ini terakhir meletus pada tahun 1963. Akibat wabah tersebut, perekonomian Bali merosot dan banyak penduduknya yang beremigrasi ke daerah lain di Indonesia. Jadi sekarang kita bisa menemukan desa-desa Bali di Jambi atau di Kalimantan Tengah di pulau-pulau lain di Indonesia.

Dengan pulau utama Bali, terdapat pulau-pulau kecil yang juga menyimpan keindahan alamnya yaitu Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Ceningan, Pulau Nusa Lembongan, Pulau Serangan dan Pulau Menjangan.

Jika Anda ingin jalan-jalan di daerah Bali & sekitarnya, bisa sewa mobil di bali dengan harga terbaik pada tautan tersebut.

Pulau Bali juga dikenal dengan sebutan Pulau Dewata atau Pulau Seribu Pura. Pulau ini menjadi tujuan utama wisatawan mancanegara, terutama dari Jepang dan Australia.

Mayoritas penduduk Bali beragama Hindu (83%). Agama lainnya adalah Islam (13%), Budha (0,5%), Kristen (1,6%), Katolik (0,9%), Konghucu (0,01%) dan keyakinan agama (0,01%). .

Sejarah penciptaan pulau Bali

Menurut teori Pangaea atau benua besar, dahulu kala semua negara di dunia adalah satu kesatuan yang besar. Saat lempeng tektonik bergerak, mereka terbentuk dan dipisahkan menjadi berbagai benua seperti sekarang ini. Indonesia yang merupakan bagian dari Benua Asia pada Zaman Es masih merupakan pulau.

Sehingga kita bisa menemukan kesamaan flora dan fauna antar pulau yang dipisahkan oleh lautan luas. Misalnya, harimau Sumatra dan Jawa yang punah memiliki kesamaan. Spesies ini juga memiliki kemiripan dengan harimau Bengal di India. Menurut teori ekstrim, harimau ini berenang dari satu pulau ke pulau lainnya.

Teori yang lebih dapat diterima, bagaimanapun, adalah bahwa tanah yang mereka tempati terpisah karena naiknya permukaan laut. Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Nusa Tenggara yang dulunya satu kesatuan terbagi menjadi beberapa pulau.

Itulah awal atau cerita terbentuknya pulau Bali yang dimulai pada Zaman Es yang berakhir 6000 tahun silam.

Sejarah Bali kuno

Sekarang mari kita bahas sejarah pulau Bali di masa lalu. Pulau Bali sudah ada sejak zaman prasejarah dari 3000 hingga 2500 SM. Dihuni oleh orang Asia. Saat itu, pada 100 Masehi, orang-orang India turun tangan, sehingga kebudayaan India berkembang hingga sekarang.

Menurut cerita sejarah di Bali, konon era sejarah Bali sudah dimulai sebelum abad ke-8 Masehi. Hal tersebut terbukti dari bukti adanya prasasti di Desa Pejeng Gianyar yang diyakini berasal dari tahun 778.

Selain itu Bali memasuki era Kerajaan Hindu Majapahit pada tahun 1343 saat mereka mendirikan koloni pertama di Bali.

Diperkirakan bangsa Eropa datang ke Bali pada tahun 1585 ketika sebuah kapal Portugis kandas di semenanjung Bukit. Pada 1597 penjelajah Belanda menginvasi Bali. Dan ketika Perusahaan Dagang Hindia Timur didirikan pada 1602, pembentukan kolonial dimulai di Bali. Politik Belanda saling bertarung untuk mendapatkan kendali atas kerajaan-kerajaan di Bali.

Peristiwa yang terkenal di Bali pada tahun 1906 adalah peristiwa Puputan Badung, di mana keluarga kerajaan dan rakyat melakukan segalanya alih-alih menyerah kepada penjajah Belanda. Puputan Kusamba menyusul pada 1908 dan Puputan Klungkung pada 1908.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa nenek moyang orang Bali merupakan campuran dari India dan nusantara yaitu dari Jawa Tengah atau Jawa Timur.

Asal muasal bahasa Bali

Bahasa Bali adalah bahasa Austronesia dari cabang Sundic dan khusus dari cabang Bali Sasak. Kedekatannya dengan bahasa Jawa hanya ada pada kosakatanya saja. Secara historis, bahasa Bali kuno digunakan sebelum abad ke-8 Masehi. Dilihat dari prasasti di Bali kuno.

Dan pada zaman modern ini, bahasa Bali dapat dibedakan menjadi dua dialek, yaitu dialek Bali Aga (dialek pegunungan) dan dialek Bali daratan (dialek umum). Disinilah asal muasal bahasa Bali rumpun bahasa Sasak di pulau Lombok.

Read More

Benarkah Terlalu Sering Minum Paracetamol Sebabkan Gangguan Pendengaran?

Salah satu jenis obat penghilang rasa sakit atau penghilang rasa sakit yang paling umum digunakan dan dianggap aman adalah parasetamol. Selain itu, parasetamol juga merupakan obat bebas yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Namun tahukah anda bahwa penggunaan obat parasetamol memiliki efek samping.

Berikut informasi selengkapnya. Efek samping dari mengurangi rasa sakit pada pendengaran diamati dalam satu penelitian. Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology itu melibatkan sekira 66 ribu wanita berusia antara 44-69 tahun sebagai partisipan studi.

Untuk mengetahui efek obat penghilang rasa sakit, terutama parasetamol dan ibuprofen, partisipan diminta mengisi kuesioner tentang riwayat kesehatan, frekuensi penularan obat penghilang rasa sakit, dan sudah berapa lama mereka menggunakan obat tersebut.

Anda butuh alat bantu dengar? yuk bisa kunjungi link tersebut.

Diketahui bahwa pada umumnya peserta lebih sering mengonsumsi ibuprofen dan parasetamol untuk meredakan nyeri yang semakin bertambah. Dari total partisipan yang mengikuti penelitian, terdapat 18 ribu atau sekitar 33% perempuan tuna rungu.

Sekelompok wanita yang sering menggunakan parasetamol selama lebih dari enam tahun memiliki kemungkinan 9% kehilangan pendengaran. Sedangkan wanita yang menggunakan ibuprofen selama lebih dari enam tahun memiliki risiko 10% lebih besar menjadi tuli.

Apa penyebabnya?

Peneliti menyatakan bahwa ada beberapa alasan mengapa gangguan pendengaran merupakan efek samping parasetamol dan ibuprofen. Pertama, penggunaan obat penghilang rasa sakit yang berkepanjangan dapat menyebabkan aliran darah terhambat ke area koklea, bagian tengah saluran telinga.

Penyumbatan aliran darah ini disebabkan oleh salisilat yang ditemukan dalam obat pereda nyeri. Kemudian, obatnya bisa mengurangi bulu-bulu halus di telinga yang menjadi media untuk bersuara.

Kedua faktor ini diduga menjadi penyebab gangguan pendengaran pada kelompok wanita yang telah lama menggunakan asetaminofen (parasetamol) dan ibuprofen, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi fakta ini.

Bagaimana cara mencegah efek samping parasetamol ?

Pada dasarnya obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol dan ibuprofen tergolong aman digunakan. Namun, penggunaan dan penggunaan jangka panjang seringkali dapat menyebabkan komplikasi atau kondisi kesehatan lainnya.

Jika Anda mengalami sakit kepala terus-menerus atau nyeri tubuh lain yang tidak kunjung sembuh, sebaiknya kunjungi dokter agar Anda mengetahui kondisi kesehatan Anda.

Read More

Sejarah Pramuka di Indonesia

Awal mula Organisasi Kepanduan di Indonesia ditandai dengan munculnya cabang Belanda bernama Nederlandesche Padvinders Organization (NPO) pada tahun 1912 yang kemudian berganti nama menjadi Nederlands Indische Padvinders Vereniging (NIVP) pada tahun 1916, tahun yang sama Mangkunegara VII terbentuk.

Baca juga selengkapnya mengenai jenis jenis komputer pada tautan tersebut.

Organisasi Kepanduan pertama di Indonesia dengan nama Javaansche Padvinder Organisatie (JPO). Lahirnya JPO memimpin gerakan nasional lainnya untuk membentuk organisasi serupa pada saat itu diantaranya Hizbul Wahton (HM) pada tahun 1918, JJP (Jong Java Padvinderij) pada tahun 1923,

Nationale Padvinders (NP), Nationaal Indonesische Padvinderij (NATIPIJ), Pandoe Pemoeda Sumatra (PPS) dan penyatuan organisasi kepanduan dimulai dengan lahirnya INPO (Indonesische Padvinderij Organisatie) pada tahun 1926 sebagai penggabungan dua organisasi kepanduan yaitu Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) dan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO).

Karena melihat banyaknya organisasi pramuka yang ada di Indonesia, Belanda melarang organisasi pramuka di luar Belanda menggunakan istilah Padvinder. Karenanya K.H Agus Salim memperkenalkan istilah “Pandu” atau “Pramuka” untuk organisasi Pramuka Indonesia. Pada tanggal 23 Mei 1928, muncul PAPI (Persaudaraan Antar Pandu Indonesia) yang anggotanya antara lain INPO, SIAP, NATIPIJ, PPS. Setelah kemerdekaan, lahirlah pramuka nasional, Pembina Rakyat Indonesia pada tanggal 28 Desember 1945.

Secara historis, organisasi pramuka yang berjumlah ratusan terbagi dalam beberapa federasi, menyadari kekurangan dari beberapa federasi tersebut, PERKINDO (Persatuan Pramuka Indonesia) adalah terbentuk, tetapi juga terkendala adanya rasa perpecahan di antara anggota yang menjadi anggotanya.

Pada tahun 1960 pemerintah dan MPRS berusaha mereformasi organisasi pramuka yang ada di Indonesia, sebagai tindak lanjut dari upaya ini pada tanggal 9 Maret 1961 Presiden Soekarno mengumpulkan tokoh-tokoh gerakan pramuka Indonesia, Presiden mengatakan bahwa organisasi pramuka yang ada harus direformasi, Kegiatan pendidikan harus diganti dan semua organisasi Pramuka yang ada digabung menjadi satu dengan nama Pramuka.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga membentuk panitia untuk membentuk Gerakan Pramuka yang di dalamnya terdapat Sultan Hamengkubuwono XI, Prof. Prijono. Dr. A. Aziz Saleh dan Achmadi. Acara tersebut kemudian dikenal sebagai Hari Gerakan Pramuka.

Yuk ketahui juga materi pramuka siaga bagi yang belum mengetahuinya.

Sifat kerja panitia adalah terbitnya lampiran Keputusan Presiden Nomor 238 1961 tanggal 20 Mei 1961 tentang Gerakan Pramuka, sehingga acara tersebut disebut sebagai awal tahun kerja. Pada tanggal 30 Juli 1961 di Istora Senayan, seluruh tokoh pramuka Indonesia mengumumkan bahwa mereka telah bergabung dengan organisasi Gerakan Pramuka, dan hari bersejarah ini dikenal dengan nama Hari Sumpah Gerakan Pramuka.

Pada tanggal 14 Agustus 1961 MAPINAS (Dewan Pimpinan Nasional) dipimpin oleh Presiden Soekarno, wakil ketua I Sultan Hamengku Buwono XI dan wakil ketua II Brigjen Dr. A. Azis Saleh. Ditandai dengan penyerahan spanduk pramuka oleh Presiden Soekarno kepada tokoh pramuka yang dihadiri oleh ribuan anggota pramuka untuk mengenalkan gerakan Pramuka kepada masyarakat, acara yang dikenal dengan peringatan Hari Pramuka yang masih dirayakan hingga saat ini.

Read More

5 Tempat Wisata di Jakarta

Di balik citra ibu kota negara yang sibuk dan ramai dengan deretan gedung pencakar langit dan kemacetan. Jakarta ternyata juga menawarkan objek wisata yang tak kalah menyenangkan untuk dikunjungi dan dijelajahi.

Bahkan di tengah hiruk pikuk Jakarta, banyak sekali destinasi wisata di Jakarta yang bisa dikunjungi. Dari wisata keluarga ramah anak, wisata kuliner, wisata sejarah dan seni hingga wisata anti mainstream di Jakarta.

1. Museum MACAN

Jika mendengar namanya, mungkin Anda salah, karena tempat wisata di Jakarta yang satu ini memiliki beragam karya seni yang menakjubkan. Disingkat dari Museum of Modern and Contemporary Art in the archipelago, Museum MACAN adalah tujuan ideal bagi para penggemar seni modern dan kontemporer.

Sedikitnya 90 karya seni baik domestik maupun internasional telah dipamerkan di museum ini. Karya yang dipamerkan tidak hanya sebatas lukisan, tetapi juga karya kontemporer yang dikemas dalam berbagai teknik instalasi, media dan seni yang menakjubkan. Tak heran jika destinasi ini kerap menjadi ajang berfoto bagi pengunjung. Karya seni yang paling populer adalah karya Yayoi Kusama, seorang seniman Jepang yang berjudul ‘Infinity Mirrored Room’.

2. Kota Tua

Di pojok kota metropolitan Jakarta, terdapat sebuah kawasan dengan nilai sejarah yang tinggi namun juga menjadi destinasi wisata yang populer, namanya Kota Tua. Jumlah bangunan tua bergaya kolonial yang masih ada masih setua dulu. Jadi bukan tidak mungkin hari libur atau akhir pekan datang, kawasan ini pasti banyak dikunjungi.

Saat mengunjungi destinasi wisata di Jakarta ini, banyak hal yang bisa dieksplorasi. Ada Museum Fatahilah yang menjadi saksi sejarah perjuangan bangsa untuk kemerdekaan. Kemudian ada Gedung Abang, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, Museum Bahari, Pelabuhan Sunda Kelapa dan Stasiun Kereta Kota.

3. Taman Mini Indonesia Indah

Jika Anda ke Jakarta, destinasi yang tak terlupakan adalah Taman Mini Indonesia Indah. Taman dengan luas hingga 150 hektar ini bisa disebut sebagai miniatur di Indonesia. Berbagai jenis budaya lokal di negara ini dapat Anda temukan di taman ini, seperti rumah adat. Tak hanya itu, di kawasan taman ini juga terdapat belasan museum, puluhan taman dengan tema menarik, teater, dan arena bermain.

Oleh karena itu, destinasi wisata di Jakarta ini sangat cocok sebagai destinasi wisata edukasi yang menyenangkan bagi anak-anak maupun keluarga. Beberapa wahana bagus di Taman Mini Indonesia Indah seperti teater Keong Mas dengan bioskop 4 dimensi yang bagus. Ada juga Taman Legendaris yang berisi hewan langka seperti dinosaurus dan masih banyak wahana menarik lainnya.

4. Taman Impian Jaya Ancol

Emblem selanjutnya di Jakarta juga dikenal tidak hanya bagi orang-orang Jakarta tetapi bagi para pelancong di kota-kota di luar Dunia Impian Ancol. Tujuan wisata ini adalah kawasan wisata terpadu yang dilengkapi berbagai fasilitas berstandar internasional dengan luas hingga 552 hektar. Ini termasuk taman hiburan, wisata pantai, wisata kulibner, lapangan golf, cottage hingga hotel berbintang.

Kami juga membuka layanan sewa bus jakarta dan sekitarnya.

Setiap area taman hiburan memiliki tema dan semangat berbeda yang akan merusak liburan Anda. Contohnya seperti Dunia Fantasi atau yang sering disebut dengan Dufan, Seaworld, Atlantis Water Adventure, Ocean Dream Ocean, dan masih banyak lagi wahana-wahana indah lainnya.

5. Pulau Kelapa

Tempat wisata di Jakarta tidak hanya mall atau taman hiburan saja, Jakarta juga memiliki alam kepulauan yang mempesona. Contohnya di Kepulauan Seribu misalnya yang menampilkan keindahan alam pulau kecil nan eksotis yang masih alami, salah satunya adalah Pulau Kelapa. Di sekitar pantai terdapat banyak pohon kelapa yang membuat destinasi ini semakin indah.

Tidak hanya itu, Pulau Kelapa juga memiliki tempat wisata alam lainnya yang sangat sulit untuk diabaikan. Seperti pasir putih dan terumbu karang yang indah di seluruh pulau, yang pasti akan memberikan pengalaman menyelam yang tak terlupakan. Di pulau ini kamu juga bisa mengunjungi penangkaran penyu lho.

Pulau Kelapa sendiri merupakan pulau yang berpenghuni, jadi anda tidak perlu khawatir jika ingin bersantai di pulau ini karena fasilitasnya yang memadai.

Read More

Kayu yang Cocok Buat Furniture

Jika Anda menginginkan rumah atau apartemen, Anda akan bisa memilih jenis material kayu yang akan digunakan. Selain itu, jika Anda membeli apartemen, Anda pasti akan melihat bahwa beberapa konstruksinya terbuat dari kayu. Entah atap, pilar, atau furnitur.

Jika Anda membutuhkan jepara furniture bisa kunjungi tautan tersebut. Disana hasil yang dikerjakan sangat baik dan bagus yang menjadi salah satu indonesia furniture terbaik dikelasnya.

Masalahnya, jika Anda tidak mengetahui jenis material kayunya, Anda akan tahu apakah bangunan tersebut berkualitas atau tidak. Setiap jenis kayu juga memiliki keawetan dan kegunaan yang berbeda.

Karakteristik Jenis Kayu

Nah untuk memilih jenis material kayu terlebih dahulu perlu diketahui karakteristik masing-masing kayu tersebut. Misalnya kayu jati belanda, apakah cocok untuk pintu rumah? Cocok bukan untuk meja, kursi, atap dan lain sebagainya. Untuk dipilih, sertakan karakteristik dari setiap jenis kayu.

1. Kayu Jati

Jati memiliki karakter yang luar biasa untuk semua kebutuhan rumah. Atapnya tidak ada apa-apanya, furniturnya juga sangat bagus. Selain itu, furnitur lama dengan diameter lebih dari 25 cm. Selain itu, bahan tersebut memiliki corak serat yang khas atau guratan yang bagus.

Jenis kayu ini juga termasuk salah satu yang paling unggul, sehingga wajar jika harganya cukup empuk. Keunggulan kayu jati antara lain memiliki daya tahan dan kekuatan yang lama. Bahan ini juga tahan rayap, jamur, air dan cuaca ekstrim. Satu-satunya kelemahan adalah harganya yang cukup tinggi. Terutama jati tua dan berasal dari Kota Jati (Blora).

2. Kayu Merbau

Pada furniture jenis ini ada yang disebut dengan kayu merbau. Anda tidak salah menggunakannya sebagai alternatif kayu jati. Pasalnya, harganya lebih murah dibanding furniturnya. Namun demikian kualitas kayu merbau tidak kalah, terutama dari segi keawetan dan keawetan bahan.

Beberapa keunggulan material kayu merbau adalah memiliki tingkat kekerasan yang sangat tinggi, tahan terhadap kerusakan serangga dan cuaca ekstrim, tidak mudah menyusut dan retak, serta terlihat sangat bagus. Warnanya mulai dari kuning kecoklatan, coklat kemerahan, dan abu-abu kecoklatan.

3. Kayu Sonokeling

Jika Anda menginginkan kayu dengan serat yang lembut dan kuat, maka material kayu mewah dari kelompok kayu tropis ini sudah pasti menjadi pilihan Anda. Kemewahan kayu ini juga karena keawetan dan keragamannya. Warna alami kayu mawar adalah hitam, tetapi biasanya berwarna coklat tua atau bergaris.

Ini memungkinkan rosewood digunakan tanpa pengecatan ulang. Selain itu bahan ini juga memiliki tekstur yang menarik dan unik sehingga terlihat lebih renyah dan elegan. Tingkat ketahanan serangga terhadap cuaca atau cuaca juga sangat baik.

4. Kayu Mahoni

Mahoni juga bisa menjadi material kayu yang bagus untuk bahan bangunan. Namun, penggunaan khusus disarankan untuk rumah. Hal ini dikarenakan tingkat keawetan dan kekuatan kayu jenis ini tidak terlalu tinggi sehingga mudah diserang rayap dan juga sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca.

Namun tampilan kayu mahoni tidak kalah dengan material kayu lainnya. Daya tariknya berwarna merah, teksturnya bagus, serat kayunya terlihat lurus dan kuat, serta harganya cukup murah dan terjangkau. Kayu mahoni biasa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan furniture Jepara.

5. Kayu Pinus

Material kayu pinus atau biasa disebut kayu jati belanda merupakan salah satu jenis kayu yang sering digunakan sebagai bahan bangunan khususnya furniture. Sayangnya kayu ini hampir identik dengan kayu mahoni yang kurang kuat dan awet, serta lebih rentan terhadap hama serangga dan kondisi cuaca.

Lebih baik tidak menempel pada atap ini. Karena resistensi itu tidak bagus. Apalagi saat terkena panas dan hujan. Kayu jati belanda sangat bagus untuk furniture karena memiliki serat yang sangat baik. Warna serat putih-coklatnya juga mengesankan.

Selain itu, keunggulan kayu pinus adalah teksturnya yang lembut dan halus sehingga mudah dibentuk. Membuat kotak perhiasan juga cantik. Warna kayu pinus juga lebih terang dibandingkan bahan kayu lainnya dengan harga lebih murah. Selain itu kayu jenis ini mudah didapatkan sehingga menjadi idola di banyak kalangan.

Read More