Beda Merek, Beda Harga. Berapa sih Harga Instalasi Fire Alarm per Titik?

Memiliki alat pencegah kebakaran berupa fire alarm sudah seperti kebutuhan yang penting. Terlebih jika Anda memiliki aset berharga, gedung perkantoran atau rumah industri. Nah, fire alarm itu punya harga yang berbeda tergantung seberapa banyak Anda membelinya. Maka alangkah baiknya, Anda perlu mengetahui harga instalasi fire alarm per titik.

Hal yang patut Anda ketahui, produk instalasi fire alarm punya patokan masing-masing, baik itu tipe konvensional, addressable maupun yang semi-addressable. Merek pun juga menentukan harganya masing-masing.

Fire Alarm System

Untuk gambaran, ambil saja contoh dari tiga merek produk fire alarm. Misalnya saja dari merk Hooseki, Horing Lih dan Asenwar.

  1. Tipe konvensional. Merek Asenware, 1 zona-nya saja harganya mencapai sekitar Rp 2 juta. Yaitu mencakup satu perangkat fire alarm, 2 bell output, cangkang logam, relay fire, fault relay. Sedangkan Horing Lih dan Hooseki menyediakan diskon langsung untuk 5 zona. Yang harga awalnya Rp 7 juta, menjadi Rp 5 juta.
  2. Harga fire alarm per titik tipe addressable. Tipe Assenware dalam 1 loopnya berharga sekitar Rp 15 juta. Kalau menambah sampai 4 loop bisa jadi Rp 30 juta. Lalu untuk masing-masing jenis fire alarm-nya, yakni mulai dari heat detector sampai gas detector, harga kisarannya antara Rp 4 juta sampai Rp 7 juta.

Harga fire alarm per titik merk Horing Lih tipe addressable, ditentukan sebanyak 1 loop. Untuk yang master control panel bisa sampai Rp 33 juta, namun untuk yang Announciator Panel Addressable LCD seharga Rp 19 juta.

Merk Hooseki, juga ditentukan dalam 1 loop. Untuk master control panel sekitar Rp 31 juta. Kemudian yang Announciator Panel Addressable LCD sekitar Rp 12 juta.

  • Tipe semi-addressable, tidak semua merek menyediakan. Di sini hanya merek Asenware yang tersedia. Harga per 1 sampai 4 loop mencapai Rp 14 juta hingga Rp 28 juta.

Nah itu tadi, harga fire alarm per titik. Tentu itu gambaran secara umum. Untuk lebih jelasnya, silahkan mengontak produk-produk yang bersangkutan.

Read More

Penuh Masalah? Beginilah Cara Menyelesaikan Permasalahan Rumah Tangga

Kehidupan rumah tangga juga tidak lepas dari segala problematika. Mungkin ada beberapa yang bisa mengatasi konflik atau ada juga yang gagal dan malah memendamnya.Namun yang perlu diingat jangan sampai ketika ada permasalahan yang diutamakan jangan emosi, hal itu justru akan memperburuk keadaan. Oleh karena itu mari simak cara menyelesaikan permasalahan rumah tangga yang berikut ini.

Awali dengan Ungkapan Isi Hati

Pengungkapan isi hati di sini maksudnya adalah mengutarakan isi hati secara jujur, Sebab jika kamu tidak jujur terlebih dahulu dan malah berbohong malah akan menyesakkan hatimu sendiri. Nah, setelah jujur, baru obrolan diarahkan untuk mencari jalan tengah.

Mendinginkan Situasi

Berpikirlah selalu dengan dingin terhadap setiap permasalahan. Telaah dengan dalam di mana titik permasalahannya dan jangan malah menambahnya makin runyam. Agar situasi mereda, mulailah dengan meminta maaf atau memeluk pasangan. Berilah kasih sayang agar segalanya kembali menjadi normal.

Berikan Jeda

Kalau kamu tidak bisa melaksanakan upaya meredakan situasi tadi, cobalah untuk mengambil jarak. Pergilah dulu sebentar untuk menyendiri agar situasi mereda. Kalau sudah mereda nanti barulah memulai obrolan untuk menyelesaikan masalah. Hal ini dipercaya manjur sebagai cara menyelesaikan permasalahan dalam rumah tangga.

Belajar dari Pengalaman

Pertengkaran rumah tangga tentu nggak hanya terjadi sekali-dua kali bisa jadi akan lebih sering jika hidup cukup pelik untuk dilewati. Maka ada perlunya jika kita belajar dari apa-apa yang sudah terlewat. Dengan begitu kamu bisa jadi lebih sigap dalam menghadapi suatu permasalahan.

Penyesuaian

Menikah berarti hidup bersama orang lain. Artinya kamu juga harus berkompromi terhadap dirimu sendiri. Kalau kamu bisa berkompromi  dan berdamai dengan hal itu maka apapun kendalanya kamu akan selalu punya cara menyelesaikan permasalahan dalam rumah tangga.

Baca Juga di parentinglogy

Fokus Permasalahan

Jika ada masalah jangan merembet ke mana-mana. Hal itu malah bisa membuat situasi semakin memburuk. Sebab dengan merembet ke hal-hal lain, alih-alih memperbaiki malah akan memperburuk karena bisa saja menyinggung perasaan. Fokuslah pada masalah saja dan berpikir bagaimana cara menyelesaikan permasalahan pada rumah tangga.

Read More