Bacaan Doa dan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban saat Idul Adha

Dalam Islam, pemotongan hewan kurban bermakna pembaruan beribadah. Ini dapat disaksikan dalam Surah Al-Kautsar ayat 2, Allah berfirman:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ. [الكوثر

Maknanya: “Karena itu salatlah kamu karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”

Pemotongan hewan kurban dikerjakan dalam 3 hari tasyrik, yakni 11-13 Zulhijah. Tentu saja, ada doa dan tata langkah pemotongan hewan kurban yang sesuai syariat Islam.

Berikut doa saat akan menyembelih hewan kurban dan tata langkah pemotongannya:

1. Doa saat akan menyembelih hewan kurban

Majelis Ulama Indonesia (MUI) keluarkan fatwa nomor 12 tahun 2009 mengenai Standard Sertifikasi Pemotongan Halal.

Seperti diambil dari islam.nu.or.id, pas saat sebelum lakukan pemotongan hewan kurban, ada doa yang disarankan untuk dipanjatkan lebih dulu. Doa itu sebagai keinginan supaya Allah terima beribadah kurban itu.

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm

Maknanya: “Ya Tuhanku, hewan ini ialah nikmat dari-Mu. Dan sama ini saya bertaqarrub kepada-Mu. Karena itu hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub-ku.”

2. Tata langkah pemotongan hewan kurban

Aqiqah, Kenapa Harus Potong Kambing? | Pedoman Bengkulu

Ada banyak tingkatan saat lakukan pemotongan hewan kurban. Pertama, tentu saja seorang yang akan menyembelih hewan kurban membaca basmalah. Kedua, dituruti bacaan selawat untuk Nabi Muhammad.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allâhumma shalli alâ sayyidinâ Muhammad, wa alâ âli sayyidinâ Muhammad.

Maknanya, “Tuhanku, limpahkan karunia untuk Nabi Muhammad dan keluarganya.”

Cara ketiga yakni hewan yang akan disembelih menghadap ke kiblat, begitu halnya orang akan menyembelih. Status hewan kurban dibaringkan di atas lambung samping kiri dan statuskan lehernya menghadap kiblat.

Sesudah status telah disamakan, dengan disertai dengan bacaan takbir sekitar 3x dan tahmid sekali.

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Allâhu besar, Allâhu besar, Allâhu besar, walillâhil hamd.

Maknanya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, semua puji bagi-Mu.”

Seterusnya ucapkan doa akan menyembelih hewan kurban:

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

“Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm”.

3. Tidak boleh pakai alat penyembelih yang tidak tajam

Ada satu point utama yang lain dalam pemotongan hewan kurban, yakni memakai alat sembelih yang paling tajam. Hal tersebut sesuai sabda Nabi Muhammad yang mengeluarkan bunyi:

“Sebenarnya Allah mengharuskan melakukan perbuatan baik pada segalanya… bila kalian menyembelih, sembelihlah secara baik. Sebaiknya kalian pertajam pisau dan membahagiakan sembelihannya.” (H.R. Muslim).

 

Tags: