February 4, 2023

Cara Pola Hidup Sehat Agar Awet Muda

Tips Hidup Sehat Supaya Awet Muda

Radio Adalah: Belajar Mengenal Radio Dengan Asyik

3 min read
Radio Adalah

Radio adalah teknik yang digunakan untuk mengirimkan sinyal melalui radiasi elektromagnetik dan modulasi (gelombang elektromagnetik). Gelombang berjalan di atas dan di udara. Mereka dapat disebarkan melalui ruang karena mereka tidak memerlukan media pembawa (seperti molekul Udara). Radio hari ini dapat diputar di smartphone, berbeda dengan sebelum abad ke-20 ini, di mana gagasan tentang radio nirkabel dianggap sebagai cerita yang tidak benar. [1]

 

Kisah perkembangan radio adalah kisah teknologi yang menghasilkan peralatan radio yang memanfaatkan gelombang radio. Stasiun radio yang pertama kali didirikan menggunakan sistem radiotelegrafik, tetapi tidak membawa audio. Agar penyiaran audio menjadi layak, deteksi elektronik dan perangkat penguat diperlukan.

 

Perkembangan radio dimulai di Inggris dan kemudian Amerika Serikat. Donald Mc. Nicol yang menulis Radio’s Conquest of Space menjelaskan bahwa hancurnya kemampuan radio menembus ruang angkasa dimulai pada tahun 1802 berkat Dane yang pertama kali membuat penemuan pesan berupa alat sederhana yaitu kabel listrik. Terobosan berikutnya ditemukan oleh tiga ilmuwan muda termasuk James Maxwell, seorang Inggris pada tahun 1865. Maxwell disebut sebagai bapak ilmu nirkabel karena keberhasilannya dalam mengidentifikasi formula yang diduga memanifestasikan gelombang elektromagnetik, termasuk yang digunakan oleh radio dan televisi. [2]

 

Pada tahun 1896, peneliti Italia Guglielmo Marconi mendapatkan paten untuk telegraf elektronik nirkabel yang mengandalkan dua sirkuit. Sinyal hanya digunakan dalam jarak dekat. Hal inilah yang melatarbelakangi lahirnya teknologi radio. Saat itu tahun 1897 ketika Marconi membuat penemuan lain, mengungkapkan bahwa sinyal nirkabel dapat dikirim melintasi rentang yang lebih jauh (12 mil (19000 meter)). [2]

 

Selain itu, pada tahun 1899 Marconi berhasil berkomunikasi secara nirkabel pada tahun 1899 antara Prancis dan Inggris melalui Selat Inggris menggunakan osilator Tesla. John Ambrose Fleming pada tahun 1904 menemukan bahwa tabung audion dapat digunakan sebagai penerima nirkabel untuk teknologi radio. Beberapa tahun kemudian, ((Kanuri) 1904) Dr. Lee De Forest menemukan tabung elektron yang terdiri dari tiga bagian (audion triode). Penemuan ini memungkinkan gelombang suara ditransmisikan melalui sistem komunikasi nirkabel. Namun, sinyal yang ditangkap sangat lemah, hal ini dikutip dari satriamhd.com.

 

Baru pada tahun 1912 ketika Edwin Howard Armstrong menemukan penguat gelombang radio, yang juga disebut penguat radio. Perangkat ini mampu mengumpulkan sinyal elektromagnetik yang dihasilkan oleh transmisi radio dan menghasilkan sinyal keluaran ke tabung. Kekuatan sinyal meningkat dengan kecepatan 20.000 detik. Audio yang direkam secara signifikan lebih kuat, yang berarti dapat didengar tanpa headphone. Penemuan ini menjadi vital dalam sistem komunikasi radio karena lebih efisien daripada alat lainnya. Paten untuk penguat dianugerahi cara Dr. Lee De Forest. [2]

 

Radio untuk komunikasi massa pertama kali dikembangkan melalui David Sarnoff pada tahun 1915. Selain itu, Le De Forrest melalui eksperimennya dengan penyiaran radio yang menyiarkan siaran radionya selama kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 1916, membuatnya mendapatkan reputasi sebagai pelopor penyiaran radio. [3]

 

Pada awalnya, siaran radio awalnya ditransmisikan menggunakan gelombang data kontinu atau modulasi amplitudo (AM) atau modulasi frekuensi (FM). Metode transmisi sinyal ini dikenal sebagai analog. Seiring dengan kemajuan teknologi internet ditemukan dan sinyal digital, yang mengubah cara sinyal radio dikirim.

 

Radio pada awalnya digunakan untuk aplikasi maritim untuk mengirim pesan melalui telegraf dengan menggunakan kode Morse antara kapal dan penerima di darat. Salah satu pengadopsi pertama dari teknologi ini adalah Angkatan Laut Jepang yang memata-matai armada Rusia selama Perang Tsushima pada tahun 1901. Aplikasi yang paling terkenal untuk teknik ini adalah komunikasi antara Titanic, RMS Titanic dan kapal-kapal terdekat dan juga komunikasi dengan stasiun bumi. [2]

 

Siaran radio komersial diperkenalkan pada tahun 1920 dengan meningkatnya popularitas radio khususnya di Eropa serta Amerika Serikat. Di samping penyiaran komersial, penyiaran point-topoint, seperti siaran ulang program radio dan telepon sangat populer antara tahun 1920 dan 1930. Penggunaan utama radio sebelum perang adalah untuk meningkatkan deteksi dan lokasi kapal dan pesawat terbang dengan radar. Saat ini, ada berbagai cara untuk memanfaatkan gelombang radio. Ini termasuk komunikasi nirkabel, jaringan dari segala macam dan penyiaran komersial.

 

Dalam Perang Dunia II, radio digunakan untuk menyampaikan instruksi dan juga untuk berkomunikasi antara Angkatan Darat dan Angkatan Laut; Jerman menggunakan komunikasi radio untuk menyampaikan pesan diplomatik setelah kabel bawah lautnya dipotong oleh Inggris. Selain itu, komunikasi radio di Amerika Serikat juga menyampaikan Program 14 Presiden Woodrow Wilson ke Jerman melalui radio selama konflik. [2]

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.