February 4, 2023

Cara Pola Hidup Sehat Agar Awet Muda

Tips Hidup Sehat Supaya Awet Muda

Tips Agar Jurnal Anda Masuk Scopus

2 min read

Tips memasukkan jurnal Anda ke Scopus, karena ketatnya persaingan lisensi dari Scopus memaksa dosen atau penulis jurnal untuk benar-benar memperhatikan detail penelitian yang mereka tulis.

 

Di bawah ini ada beberapa panduan menulis jurnal agar jurnal kita bisa masuk scopus.

 

Scopus adalah database atau pusat data kutipan literatur ilmiah, yang dimiliki oleh banyak penerbit terkemuka dunia, Elsevier.

 

Scopus mulai dikenal masyarakat luas pada tahun 2004.

 

Scopus juga kerap bersaing cukup ketat dengan Web of Science (WOS) yang diterbitkan oleh Thomson Reuters, yang juga merupakan pusat data terbesar di dunia.

 

Baca Juga : Jurnal Scopus Indonesia

 

Tips memasukkan jurnal Anda ke Scopus

 

Berikut beberapa tips agar jurnal Anda masuk Scopus:

 

1. Konfirmasi skrip

 

Naskah yang kita buat harus sesuai dengan ruang lingkup jurnal yang ingin kita submit, karena scopus memiliki banyak jurnal, dan rata-rata berspesialisasi dalam satu bidang.

 

2. Pastikan templatenya

 

Kita juga harus bisa mengamankan template untuk jurnal yang kita produksi. Template di jurnal Scopus juga berbeda dengan template di jurnal biasa.

 

Karena template di jurnal Scopus sangat ketat.

 

3. Banyak latihan menulis jurnal

 

Perlu kita ketahui juga bahwa journaling tidak seperti menulis artikel atau diary biasa.

 

Menulis buku harian juga membutuhkan keterampilan menulis yang baik, paling tidak Anda bisa memilih kata yang tepat, tidak berbelit-belit, dan yang terpenting mudah dipahami.

 

4. Buat pembaca tertarik dengan jurnal Anda

 

Menarik pembaca jurnal itu sangat penting, apalagi jika kita ingin jurnal kita masuk Scopus.

 

Pembaca jurnal adalah koreksi terbaik untuk jurnal kita, karena tidak ada yang membaca jurnal kita lebih teliti daripada pembaca kita.

 

5. Memahami pangsa pasar

 

Sebelum menulis buku harian, Anda harus terlebih dahulu mempertimbangkan untuk siapa dan untuk tujuan apa.

 

Dari situlah kita akan menemukan target pasar jurnal yang sangat cocok.

 

Sederhananya, pendekatan ini mengidentifikasi target pasar, kepada siapa kami menawarkan jurnal kami.

 

Mengetahui minat pembaca penting bagi kami, mengetahui apa yang paling diminati pembaca, dan selalu mengingat pembaca potensial saat kami menulis.

 

6. Cobalah untuk menghindari plagiarisme

 

Satu hal yang harus benar-benar kita perhatikan. Apapun karya ilmiah yang kita tulis, jangan sampai mengarah pada plagiarisme alias copy paste.

 

Ibaratnya, sebagus apapun ilmu yang kita tulis, jika kita copy paste hasil karya orang lain maka hasilnya tidak akan dihargai oleh masyarakat.

 

Jika Anda menyalin dan menempel karya terbitan Anda sendiri, Anda pun tetap dianggap menjiplak. Karena itu, hindari perilaku ini sebanyak mungkin.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.